Teknologi VMware adalah kumpulan perangkat lunak dan solusi yang mengubah komputer fisik, server, atau kumpulan perangkat keras tersebut menjadi beberapa virtual machine untuk penggunaan yang terhitung jumlahnya. Setiap virtual machine memiliki sistem operasi sendiri dan fitur lainnya. 

Ada banyak keuntungan yang diberikan dengan menggunakan kemampuan virtual machine di cloud melalui VMware. Mulai dari manajemen lonjakan lalu lintas yang lebih baik hingga lingkungan pengujian perangkat lunak yang fleksibel. Tapi, apa sebenarnya sebenarnya VMware itu, dan bagaimana fungsi dan cara kerjanya? Yuk simak artikel dibawah ini.

Apa Itu VMware? 

Sebelum terjun ke VMware, mari kita mulai dengan pengertian virtualisasi dan virtual machine. Secara sederhana, virtualisasi adalah proses menciptakan versi komponen berbasis perangkat lunak (atau virtual) seperti komputasi, penyimpanan, jaringan, serber, atau aplikasi. Ini dimungkinkan dengan menggunakan hypervisor (perangkat lunak yang berjalan diatas server fisik atau host).

Virtual machine adalah sumber daya komputasi yang menggunakan perangkat lunak alih – alih komputer fisik untuk menjalankan program dan menyebarkan aplikasi. Virtual machine memungkinkan anda untuk menjalankan sistem operasi yang berperilaku seperti komputer fisik. 

Praktik virtualisasi memungkinkan satu server memiliki beberapa virtual machine yang berjalan di atasnya. Sebagai salah satu penyedia pertama dan paling terkemuka, VMware terus menjadi salah satu penyedia perangkat lunak virtualisasi yang paling dicari.

VMware adalah startup cloud computing dan virtualisasi yang dibentuk pada tahun 1998 yang telah memainkan peran penting dalam mengubah cara konfigurasi perangkat keras, beban kerja daya, dan mendukung desain. Virtualisasi VMware pada dasarnya menggantikan perangkat keras tertentu dengan VMware workstation yang melakukan fungsi server fisik konvensional dan PC yang dilakukan sebelumnya di era virtualisasi.

Baca Juga:   Apa Itu Server? Pengertian, Fungsi, Jenis dan Cara Kerjanya!

Sumber daya VMware dapat dibagi atas beberapa server virtual yang bertindak seperti mesin fisik tunggal dalam konfigurasi yang sesuai. Misalnya, menyimpan data, mengembangkan dan mendistribusikan program, memelihara ruang kerja, dan banyak lagi.

Setiap workstation VMware dapat menjalankan sistem operasinya sendiri dan berperilaku dengan cara yang telah diperintahkan. VMware untuk desktop tersedia untuk windows, macOS, dan Linux sedangkan vSphere untuk perusahaan yang tidak memerlukan sistem operasi yang mendasarinya dan berjalan langsung pada perangkat keras dan dipelihara dari jarak jauh.

Perangkat lunak virtualisasi VMware utamanya menargetkan tingkat perusahaan. Jadi, jika anda memiliki kumpulan server fisik dan ingin penggunaan yang lebih efisien, anda dapat mendistribusikan sumber daya server utama diantara server virtual mandiri yang lebih kecil.

Fungsi dan Kegunaan VMware

VMware adalah program perangkat lunak komputer yang memungkinkan anda untuk menginstal sistem operasi virtual dalam sistem operasi apapun. Misalkan jika anda terbiasa dengan sistem operasi Windows dan sekarang perlu menggunakan sistem operasi lain, katakanlah, Linux, anda mungkin ragu untuk menghapus Windows dan menginstal Linux di sistem anda.

Dalam kasus seperti itu, anda dapat menggunakan VMware pada PC Windows anda dan tambahkan sistem operasi Linux virtual untuk mendapatkan pengalaman dengan Linux tanpa benar – benar menginstalnya. VMware utamanya digunakan untuk virtualisasi. 

Kelebihan VMware

VMware memiliki beberapa kelebihan yang bisa dilihat pada berbagai produk yang ditawarkannya. Berikut adalah beberapa kelebihan VMware:

1. Menawarkan infrastruktur untuk desktop virtual

Salah satu keunggulan utama VMware adalah kemampuan untuk mengakses desktop dari lokasi manapun yang kita inginkan saat menggunakan VMware. Akibatnya, kita tidak memerlukan konfigurasi desktop secara penuh di tempat kerja karena kita dapat mengelola dan mengoperasikan desktop Windows dari cloud VMware menggunakan VMware Horizon. VMware juga membuat pemantauan dan pengendalian keamanan pengguna kurang diperlukan dan memusatkan manajemen. 

Baca Juga:   Mengenal Putty, Fitur, Fungsi, dan Cara Menggunakannya

2. Menawarkan penyimpanan dan aksesibilitas

Produk vSan dari VMware adalah salah satu yang membantu dalam penyimpanan dan ketersediaan. Ini memberi kita penyimpanan berbasis perangkat lunak tetapi digabungkan dengan produk VMware lain yang disebut vSphere. Jika keduanya digabungkan maka akan memungkinkan penyediaan lebih banyak penyimpanan dan daya komputasi.

3. Menawarkan manajemen pemulihan bencana

Pemulihan bencana (disaster recovery) adalah salah satu keuntungan VMware. Ini juga dilengkapi dengan Site Recovery Manager untuk membantunya dalam membuat rencana pemulihan yang akan dilakukan secara otomatis jika terjadi kegagalan.

4. Infrastruktur cloud VMware

Jika anda adalah seorang yang baru memulai bisnis UKM atau startup, layanan public cloud seperti VMware cocok untuk perusahaan anda. VMware lebih terjangkau jika dibandingkan dengan private cloud karena anda tidak perlu mengelola server dan semua infrastruktur didalamnya. 

5. Jaringan besar penyedia pihak ketiga

Ada banyak pilihan ketika berbicara tentang VMware. Dari sumber perangkat lunak dan solusi dari perusahaan secara langsung untuk bekerja dalam jaringan mitra yang disetujui. VMware adalah penyedia layanan virtualisasi terkemuka, dengan lebih dari 500.000 pelanggan. Jaringan 75.000 mitra mendukung pelanggan dengan berbagai macam produk dan layanan tambahan.

Penggunaan energi dan ruang yang lebih sedikit. VMware memungkinkan anda menjalankan lebih banyak aplikasi menggunakan lebih sedikit server fisik. Lebih sedikit server fisik membutuhkan lebih sedikit ruang di data center anda dan lebih sedikit energi untuk daya dan pendinginan. 

Cara Kerja VMware

Cara kerja VMware dapat dipahami dengan langkah – langkah berikut:

Cara kerja VMware sederhana dan sangat mudah. Saat VMware dinyalakan, VMware membuat lapisan mesin virtual (hypervisor) di atas perangkat keras atau mesin fisik Anda. Ini termasuk penyimpanan, CPU, RAM, DVD-ROM dan berbagai komponen pada perangkat keras.

Baca Juga:   DNS Pribadi: Pengertian, Daftar, hingga Cara Settingnya

Lapisan ini kemudian mengalokasikan sumber daya pada komputer fisik ke mesin virtual sesuai dengan kebutuhan sistem. Ketika sistem operasi dimuat ke dalam mesin virtual, sistem operasi yang dipasang di mesin virtual (sistem operasi tamu) berjalan di atas sistem operasi utama (sistem operasi host). Ini berarti Anda dapat menjalankan beberapa mesin virtual dengan spesifikasi dan sistem operasi yang berbeda pada satu perangkat keras.

Hypervisor diinstal pada server fisik untuk memungkinkan menjalankan beberapa virtual machine (VM) menggunakan virtualisasi server VMware. Ini berjalan di server fisik yang sama. Setiap virtual machine dapat menjalankan sistem operasi sendiri, oleh karena itu beberapa sistem operasi sendiri dapat berjalan pada satu server fisik.

Virtual machine yang berbeda pada server fisik yang sama berbagi sumber daya yang berbeda seperti RAM, jaringan, dll. 

Tertarik Untuk Menggunakan Cloud Server yang cepat dan mudah dari Nevacloud?

Kini anda telah mempelajari lebih lanjut tentang VMware. Singkatnya, VMware adalah perangkat lunak virtualisasi dan komputasi awan yang memungkinkan Anda menjalankan dua atau lebih sistem operasi yang berbeda pada perangkat keras Anda. Untuk perusahaan dengan banyak server fisik dan sumber daya komputasi, anda pasti ingin menggunakannya dengan cara yang seefisien mungkin di data center anda. VMware adalah solusi yang ideal untuk mengefisienkan kinerja perusahaan anda.

Nah, jika anda sedang mencari cloud server dengan kecepatan tinggi namun tetap mudah dalam pengelolaannya, anda dapat menggunakan cloud server dari Nevacloud. Kunjungi Nevacloud dan temukan penawaran menarik!

Avatar for Titis Nur Pratomo

About Author

Titis Nur Pratomo

SEO Specialist at Deneva | Helping Increase Business Visibility in Search Engine | SEO & WordPress Enthusiast