Ketahui Bagaimana Cara Kerja Server

Ketahui Bagaimana Cara Kerja Server
Avatar for Thatit Argadahana
  • April 18, 2024

Server bisa didefinisikan sebagai sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan. Dengan kata lain, server adalah jantung dari jaringan internet, memungkinkan komunikasi dan pertukaran data antara pengguna dan digital resources. Server dirancang untuk operasi non-stop, berjalan 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, menawarkan akses tanpa henti ke informasi dan layanan.

Apa Itu Server?

Fungsi Utama Server dalam Jaringan

Server memegang beberapa fungsi kunci dalam sebuah jaringan, di antaranya:

  • Menyimpan, Mengelola, dan Mengirimkan Data: Server menyimpan data secara terpusat dan memungkinkan pengguna untuk mengakses informasi tersebut dari lokasi mana pun.
  • Mengelola Komunikasi Jaringan: Server mengatur aliran informasi antara berbagai perangkat dalam jaringan, memastikan data sampai ke tujuan yang benar.
  • Menjalankan Aplikasi Berbasis Server: Banyak aplikasi yang memerlukan komputasi backend atau pemrosesan data terpusat untuk berfungsi secara efektif, yang dilakukan oleh server.

Jenis-jenis Server Berdasarkan Fungsinya

Server datang dalam berbagai bentuk dan ukuran, masing-masing dirancang untuk tugas tertentu. Beberapa jenis server yang paling umum meliputi:

  • Web Server: Mengelola hosting dan pengiriman halaman web.
  • File Server: Menyediakan sistem penyimpanan dan akses file dalam jaringan.
  • Database Server: Mengelola database dan memberikan akses ke data yang disimpan.
  • Mail Server: Mengelola pengiriman dan penerimaan email.
  • Application Server: Menjalankan aplikasi yang dapat diakses melalui jaringan.
Baca Juga:   Cara Install aaPanel di VPS

Bagaimana Cara Kerja Server?

Memahami cara kerja server membantu kamu mengapresiasi betapa pentingnya peranannya dalam infrastruktur teknologi modern. Mari kita uraikan komponen utama yang membangun server, proses terjadinya koneksi antara server dan klien, serta sistem operasi yang digunakan oleh server.

Komponen Utama yang Membangun Server

Server terdiri dari beberapa komponen hardware dan software yang bekerja bersama untuk menjalankan tugasnya. Komponen hardware utama meliputi CPU (Central Processing Unit), memori (RAM), dan sistem penyimpanan, sedangkan softwarenya biasanya dipimpin oleh sistem operasi yang dioptimalkan untuk keperluan server.

Proses Terjadinya Koneksi antara Server dan Klien

Koneksi antara server dan klien terjadi melalui jaringan, bisa jadi internet atau jaringan lokal (LAN). Prosesnya dimulai ketika klien mengirimkan permintaan ke server, misalnya untuk mengakses halaman web. Server kemudian memproses permintaan tersebut, mengambil data yang diperlukan, dan mengirimkannya kembali ke klien.

ilustrasi server dan klien

Sistem Operasi yang Digunakan oleh Server

Sistem operasi (OS) server berbeda dengan OS desktop pada umumnya. OS server dirancang untuk mengelola sumber daya secara efisien, menjamin keamanan data, dan memastikan waktu aktif yang maksimal. Beberapa OS server populer meliputi Linux (dan distribusinya seperti Ubuntu Server, CentOS), Windows Server, dan Unix.

Mengenal Lebih Dekat dengan Data Center

Setelah memahami apa itu server dan bagaimana cara kerjanya, mari kita lanjutkan perjalanan kita dengan mengenal lebih dekat dengan data center, yang merupakan rumah bagi server-server tersebut.

Apa Itu Data Center?

Data center adalah fasilitas fisik yang digunakan untuk menampung sejumlah besar server dan peralatan jaringan. Fasilitas ini dirancang dengan mempertimbangkan keandalan dan keamanan, menyediakan lingkungan optimal untuk operasi server, termasuk kontrol suhu, pasokan listrik yang terkelola dengan baik, dan sistem pendingin. Data center memungkinkan pengelolaan data dan layanan dalam skala yang sangat besar, mendukung operasi bisnis dan layanan cloud di seluruh dunia.

Baca Juga:   Komputer Server : Fungsi, Jenis, Spesifikasi dan Cara Kerjanya!

Peran Vital Data Center dalam Menjalankan Server

Data center memainkan beberapa peran penting dalam menjaga server berfungsi dengan optimal, di antaranya:

  • Pengelolaan Daya: Dengan sistem UPS (Uninterruptible Power Supply) dan generator cadangan, data center memastikan bahwa server terus berjalan bahkan saat terjadi pemadaman listrik.
  • Pengaturan Iklim: Sistem HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning) canggih menjaga suhu dan kelembapan pada level yang ideal untuk operasi server.
  • Keamanan Fisik: Data center dilengkapi dengan keamanan tingkat tinggi, termasuk pengawasan kamera, sensor gerakan, dan kontrol akses untuk melindungi peralatan dari ancaman fisik.

Bagaimana Data Center Melindungi Data?

Selain menjaga server tetap online dan operasional, data center juga berperan penting dalam melindungi data dari berbagai ancaman, melalui:

  • Backup dan Redundansi: Data center sering menerapkan sistem backup dan redundansi data untuk mencegah kehilangan data akibat kerusakan hardware atau bencana alam.
  • Firewall dan Pengamanan Siber: Dengan menggunakan firewall canggih dan teknologi pengamanan lainnya, data center membantu melindungi data dari serangan siber.
  • Pemantauan dan Manajemen Jaringan: Pengoperasian 24/7 memastikan bahwa setiap masalah dapat segera diidentifikasi dan diatasi, meminimalkan downtime dan gangguan layanan.

Contoh Penggunaan Server dalam Kehidupan Sehari-hari

Server dan data center membentuk tulang punggung dari hampir semua layanan online yang kita gunakan hari ini. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan server dalam kehidupan sehari-hari.

Hosting Situs Web

Setiap kali kamu mengunjungi sebuah website, kamu terhubung ke server web tempat situs tersebut dihosting. Server ini menyimpan file website dan data terkait, menyediakannya kepada pengguna yang mengakses situs.

Streaming Video dan Musik

Layanan streaming seperti YouTube atau Spotify mengandalkan server untuk menyimpan konten video dan audio dalam jumlah besar dan mengirimkannya ke pengguna secara realtime, memungkinkan streaming tanpa hambatan.

Cloud Storage dan Aplikasi Berbasis Web

Layanan penyimpanan cloud seperti Google Drive atau Dropbox menggunakan server untuk menyimpan file pengguna yang bisa diakses dari mana saja. Demikian pula, aplikasi berbasis web seperti Google Docs berjalan pada server, memungkinkan penggunaan dan kolaborasi dokumen secara online.

Baca Juga:   Virtual Host Adalah : Pengertian & Cara Settingnya!

Server, dengan dukungan data center, secara tidak langsung menjadi pusat dari kehidupan digital kita sehari-hari, memungkinkan kita untuk mengakses informasi, hiburan, dan layanan dengan cepat dan mudah.

Bagaimana Cara Menjaga Server Tetap Aman?

Keamanan server merupakan salah satu aspek paling kritikal dalam pengelolaan infrastruktur IT. Dengan ancaman siber yang terus berkembang, menjaga server tetap aman tidak hanya penting untuk melindungi data, tapi juga untuk memastikan kelangsungan operasional bisnis. Berikut beberapa langkah utama untuk menjaga keamanan server.

Pentingnya Pembaruan Software dan Sistem Operasi

Mengupdate software dan sistem operasi server secara berkala adalah salah satu cara paling efektif untuk melindungi server dari kerentanan keamanan. Pembaruan ini seringkali menyertakan patch keamanan yang menangani celah yang dapat dimanfaatkan oleh penyerang.

Mengimplementasikan Firewall dan Sistem Keamanan Lainnya

Firewall berfungsi sebagai barikade pertahanan pertama yang mengontrol akses masuk dan keluar dari server, mencegah akses tidak sah. Selain firewall, teknologi seperti sistem deteksi dan pencegahan intrusi (IDS/IPS), antivirus, dan anti-malware juga sangat penting untuk melindungi server dari ancaman keamanan.

Pentingnya Backup Data secara Berkala

Backup data secara teratur dan menyimpannya di lokasi yang aman, idealnya di luar situs, adalah kunci untuk pemulihan data setelah kejadian kehilangan data, baik akibat serangan siber, kerusakan hardware, atau bencana alam. Memiliki strategi backup yang solid dapat membuat perbedaan antara pemulihan cepat dan kehilangan data yang signifikan.

Kesimpulan dan Saran

Mengapa Memahami Cara Kerja Server Itu Penting?

Memahami cara kerja server adalah fundamental bagi siapa saja yang ingin terlibat dalam teknologi informasi dan digital. Pengetahuan ini tidak hanya penting untuk para profesional IT, tapi juga bagi individu yang ingin memahami bagaimana data dan layanan disajikan kepada mereka dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pemahaman ini, kita bisa lebih menghargai infrastruktur yang mendukung kehidupan digital kita dan lebih sadar akan pentingnya keamanan data dan sistem.

Saran untuk Pembaca yang Ingin Lebih Mendalami tentang Server

Bagi kamu yang tertarik untuk mendalami lebih lanjut tentang server dan infrastruktur yang terkait, berikut beberapa saran:

  • Ikuti Kursus dan Sertifikasi: Banyak kursus online dan offline yang menawarkan pengetahuan mendalam tentang server, jaringan, dan keamanan.
  • Praktek dengan Server Virtual: Menggunakan software virtualisasi, kamu dapat mempraktekkan pengelolaan server dalam lingkungan yang dikontrol tanpa perlu hardware fisik.
  • Bergabung dengan Komunitas Teknologi: Komunitas online atau lokal dapat menjadi sumber belajar yang berharga, menawarkan dukungan dan wawasan dari praktisi yang lebih berpengalaman.

Dengan mengikuti perkembangan teknologi dan terus belajar, kamu dapat mengembangkan pemahaman yang kuat tentang server dan perannya dalam dunia digital modern, mempersiapkan diri untuk karir yang sukses dalam bidang teknologi informasi atau terkait lainnya.

Avatar for Thatit Argadahana

About Author

Thatit Argadahana

Digital Marketing Specialist at Nevacloud. A night owl who eats business books for dinner. An AI enthusiast whose aim is to ease every job with a single GPT. Loves to share Nevacloud's how-tos and basic knowledge.